September 22, 2026

Gunungkidul – Mahasiswa Universitas Warmadewa melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PMM) Nasional Periode II Tahun 2026 di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 20 Juni hingga 9 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Program KKN-PMM dilaksanakan melalui kolaborasi Universitas Warmadewa dan Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan wilayah kegiatan meliputi Padukuhan Gluntung dan Padukuhan Ngandong di Kalurahan Patuk serta Padukuhan Kemuning dan Padukuhan Bunder di Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Mengusung tema “Optimalisasi Desa Cerdas untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat melalui Inovasi Global”, program KKN dirancang berdasarkan identifikasi kondisi, potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat setempat. Pelaksanaannya tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga mencakup praktik, pendampingan, dan penyediaan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah Smart Village Finance, berupa workshop dan pendampingan pencatatan keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Ismaya, Kantor Kalurahan Patuk, tersebut diikuti 20 pelaku UMKM.

Materi yang diberikan mencakup pentingnya pencatatan keuangan usaha, penyusunan laporan keuangan sederhana, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta praktik penyusunan laporan keuangan. Setelah workshop, mahasiswa melanjutkan kegiatan melalui monitoring dan pendampingan kepada peserta.

Selain penguatan pengelolaan keuangan, mahasiswa juga mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui program KLIK-DESA “Satu Klik, Sejuta Potensi”. Program ini diarahkan untuk membantu promosi UMKM melalui pembuatan konten foto dan video.

Mahasiswa melakukan kunjungan ke sejumlah UMKM di Padukuhan Gluntung, Ngandong, Kemuning, dan Bunder untuk melakukan wawancara, mendokumentasikan produk, serta menyusun materi promosi digital. Konten yang dihasilkan kemudian dimanfaatkan melalui media sosial sebagai sarana promosi UMKM.

Pada bidang pendidikan dan literasi digital, mahasiswa melaksanakan Cyber Law 101: “Jaga Jempol, Hindari Pasal” di SMAN 1 Patuk. Kegiatan tersebut membahas hukum dan etika bermedia sosial, termasuk pengenalan UU ITE, cyberbullying, penyebaran informasi bohong, serta penipuan daring.

Penyampaian materi dilakukan melalui pemaparan, studi kasus, diskusi, dan tanya jawab sehingga peserta dapat membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan penggunaan media sosial.

Sementara itu, program Smart English Village dilaksanakan di SD Negeri Patuk 2 dan SD Negeri 1 Bunder. Kegiatan pembelajaran mencakup Basic Vocabulary, Greeting, Introduction, serta English Games. Metode pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui praktik langsung, ice breaking, dan permainan edukatif.

Program KKN juga mencakup kegiatan di bidang literasi, lingkungan, ekonomi kreatif, peternakan, kesehatan, serta pengembangan potensi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Pojok Baca, pemanfaatan limbah plastik melalui Eco Craft, Taman Hias, pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, edukasi alternatif pakan ternak, pengelolaan sampah rumah tangga, serta berbagai kegiatan pendampingan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkolaborasi dengan pemerintah kalurahan, pelaku UMKM, sekolah, kelompok masyarakat, serta warga di wilayah sasaran. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Warmadewa, Anak Agung Ketut Jayawarsa, S.E., M.Si., turut memberikan pendampingan dan pembinaan kepada mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Kegiatan juga mendapat dukungan dari pengelola KKN Universitas Gadjah Mada dalam pelaksanaan program kolaboratif antarkampus.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN-PMM Nasional Universitas Warmadewa tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam mendukung penguatan ekonomi, pendidikan, literasi digital, lingkungan, dan pengembangan potensi masyarakat di wilayah Gunungkidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *