
Gianyar, Juli 2026 — Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di LPD Banjar Pausan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, melalui program “Peningkatan Literasi Akuntansi Pengelola dalam Mendukung Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Warmadewa sekaligus upaya meningkatkan kapasitas pengelola LPD dalam mengelola administrasi dan keuangan secara lebih tertib, sistematis, transparan, dan akuntabel.
Tim pengabdian Universitas Warmadewa diketuai oleh I Nyoman Sutapa, S.E., M.Si., bersama Ni Luh Putu Mita Miati, S.E., M.Si. dan Sukmasari Triana Gita Putri, S.T., M.M., serta melibatkan mahasiswa.
LPD Banjar Pausan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Buahan Kaja. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengelola dalam pencatatan keuangan, administrasi transaksi, dan tata kelola keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan lembaga.
Dalam kegiatan tersebut, tim Universitas Warmadewa memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada pencatatan keuangan berbasis teknologi digital, dokumentasi dan administrasi transaksi, serta tata kelola keuangan berbasis transparansi dan akuntabilitas.
Selain memberikan pelatihan, Universitas Warmadewa juga memberikan dukungan investasi berupa sarana dan teknologi pendukung pengelolaan keuangan dan administrasi LPD. Salah satu bentuk investasi tersebut adalah lemari arsip yang digunakan untuk membantu pengelola menata dan menyimpan dokumen transaksi secara lebih rapi, aman, dan mudah ditelusuri.
Universitas Warmadewa juga memberikan sistem pencatatan keuangan sebagai bagian dari penerapan teknologi dan inovasi kepada mitra. Sistem tersebut diarahkan untuk membantu pengelola dalam melakukan pencatatan transaksi, pengelompokan akun, rekapitulasi data, dan mendukung penyusunan laporan keuangan secara lebih sistematis.
Dukungan investasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi sarana pendukung bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas administrasi dan tata kelola keuangan secara berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian, I Nyoman Sutapa, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa program pengabdian dirancang tidak hanya dalam bentuk pemberian materi, tetapi juga melalui penerapan langsung teknologi dan penyediaan sarana yang dapat digunakan oleh mitra.
“Penguatan kapasitas pengelola perlu didukung dengan sarana yang dapat langsung digunakan. Karena itu, selain memberikan pelatihan dan pendampingan, Universitas Warmadewa juga memberikan dukungan berupa sistem pencatatan keuangan dan sarana pengarsipan agar hasil kegiatan dapat terus dimanfaatkan oleh LPD,” jelasnya.
Kegiatan juga memberikan penguatan terhadap administrasi transaksi. Pengelola diarahkan untuk menyimpan bukti transaksi secara tertib dan sistematis sehingga setiap transaksi dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.
Penerapan sistem keuangan dan sarana pengarsipan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola LPD yang lebih efektif. Dengan dukungan teknologi dan sarana administrasi yang memadai, pengelola diharapkan dapat meningkatkan kualitas pencatatan, memperbaiki pengelolaan dokumen, serta menyediakan informasi keuangan yang lebih terstruktur.
Tahapan selanjutnya akan diarahkan pada pendampingan dan monitoring penggunaan sistem keuangan serta sarana administrasi yang telah diberikan, termasuk memastikan konsistensi pencatatan transaksi, pengelolaan arsip, dan evaluasi keuangan secara berkala.
Melalui kegiatan ini, Universitas Warmadewa berharap LPD Banjar Pausan Desa Buahan Kaja dapat semakin memperkuat tata kelola keuangan yang tertib, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa.
