
BADUNG, 25 Mei 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa melaksanakan program penguatan tata kelola usaha dan kapasitas sumber daya manusia pada Kelompok Usaha Bumbu Rujak Mang Ata di Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Program tersebut diarahkan untuk membantu mitra mengelola kegiatan produksi secara lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.
Bumbu Rujak Mang Ata merupakan salah satu produk olahan lokal yang berkembang dan melibatkan masyarakat sekitar dalam kegiatan produksinya. Seiring dengan perkembangan usaha, mitra masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam pencatatan persediaan bahan baku dan barang jadi, pembagian tugas, serta belum tersedianya pedoman kerja tertulis.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan Microsoft Excel untuk mencatat bahan yang masuk dan keluar, menghitung saldo persediaan, serta memantau stok minimum. Mitra juga mendapatkan pendampingan dalam menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) menggunakan Microsoft Word.
SOP yang disusun mencakup sejumlah aktivitas usaha, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan, proses produksi, pengemasan, kebersihan, penggunaan alat, penjualan, hingga pemeriksaan persediaan. Pendampingan tersebut diarahkan agar mitra memiliki pedoman kerja yang lebih terstruktur dalam menjalankan kegiatan usaha.
Penguatan administrasi juga menjadi bagian dari penerapan pengendalian internal pada usaha. Melalui pencatatan secara rutin, mitra dapat membandingkan catatan dengan kondisi persediaan fisik, memantau penggunaan bahan, mengurangi pemborosan, serta merencanakan kebutuhan pembelian berdasarkan data.
Selain pencatatan persediaan, tim memberikan pemahaman mengenai pembagian tanggung jawab antara bagian produksi, penyimpanan, pencatatan, dan pemeriksaan. Pembagian tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kesalahan dan tumpang tindih pekerjaan dalam kegiatan usaha.
Kegiatan penyuluhan dilaksanakan secara partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi pencatatan, dan praktik menggunakan data usaha. Anggota kelompok juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bukti transaksi, pemeriksaan stok secara berkala, serta tindak lanjut apabila terdapat perbedaan antara catatan dan persediaan fisik.
Mitra turut berpartisipasi sejak proses identifikasi masalah, penyuluhan, simulasi pencatatan, hingga penyusunan SOP. Pendampingan selanjutnya diarahkan pada penerapan pencatatan secara konsisten, pencocokan stok fisik dengan catatan, serta evaluasi terhadap penerapan SOP.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas Warmadewa mendorong penguatan tata kelola Kelompok Usaha Bumbu Rujak Mang Ata melalui pencatatan persediaan, pengendalian internal, pembagian tugas, dan pedoman kerja yang lebih terstruktur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Warmadewa, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui penerapan pengetahuan perguruan tinggi untuk mendukung penguatan kapasitas kelompok usaha masyarakat.
