August 11, 2026

BADUNG, 2 Agustus 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa mendampingi Kelompok Wanita Tani (KWT) Pala Sarwa Nadi di Banjar Kuwum, Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, dalam memperkuat pengelolaan keuangan dan manajemen usaha produk rujak serut bermerek “Byang Sayu”.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu anggota KWT memisahkan pengelolaan keuangan rumah tangga dari keuangan usaha. Pemisahan tersebut penting agar arus kas, modal, pendapatan, dan laba usaha dapat diketahui dengan lebih jelas serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan usaha.

Kegiatan PKM diketuai Putu Kemala Vidyantari, S.E., M.Si., ACPA, bersama anggota tim Prof. Dr. I Gde Supartha dan I Gusti Ayu Agung Istri Sari Dewi, S.E., M.B.A. Tim memberikan pendampingan mengenai konsep entitas ekonomi, yaitu pemahaman bahwa keuangan usaha perlu dikelola secara terpisah dari keuangan pribadi maupun rumah tangga pemilik usaha.

Pendampingan juga mencakup pencatatan kas sederhana berbasis cash basis accounting. Melalui pencatatan tersebut, anggota KWT diarahkan untuk mencatat transaksi penerimaan dan pengeluaran secara rutin sehingga kondisi keuangan usaha dapat dipantau dengan lebih mudah.

Selain penguatan pengelolaan keuangan, tim Universitas Warmadewa turut mendukung peningkatan efisiensi proses produksi rujak serut. Sebelumnya, sebagian proses produksi dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga lebih besar. Dalam kegiatan tersebut, mitra memperoleh dukungan peralatan produksi, antara lain parutan multifungsi dan food processor.

Penggunaan peralatan tersebut membantu mitra dalam mempercepat proses pengolahan bahan dan menghasilkan produk dengan tingkat keseragaman yang lebih baik. Pendampingan juga diarahkan pada penguatan pengelolaan usaha agar peningkatan kapasitas produksi dapat diikuti dengan pencatatan keuangan yang lebih tertib.

Evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan kas dan perhitungan laba-rugi usaha. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan pendampingan.

Pada aspek pemasaran, KWT Pala Sarwa Nadi juga diperkenalkan pada pemanfaatan media digital, seperti WhatsApp dan media sosial, untuk mendukung promosi produk “Byang Sayu”. Pemanfaatan media digital diharapkan dapat membantu mitra memperluas jangkauan informasi produk dan menjangkau konsumen secara lebih langsung.

Kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Warmadewa dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman praktis dalam memahami dan mendampingi penyelesaian permasalahan pengelolaan usaha yang dihadapi masyarakat.

Tim PKM selanjutnya akan melakukan pendampingan terhadap konsistensi pencatatan keuangan dan pengelolaan usaha. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian KWT Pala Sarwa Nadi dalam mengelola usaha “Byang Sayu” secara lebih tertib dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *