
BADUNG, 14–15 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Warmadewa memberikan pendampingan kepada tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Ketiga UMKM tersebut adalah Warung Rujak WMD, Perajin Patung Madu Sedana, dan Warung Pak Yudi.
Pendampingan difokuskan pada digitalisasi transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan penguatan promosi usaha melalui pembuatan banner. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa mendukung pemanfaatan teknologi yang mudah diterapkan oleh pelaku usaha di tingkat desa.

Pada Jumat (14/8), mahasiswa KKN mendampingi Warung Rujak WMD dalam proses pembuatan QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran non-tunai. Pemanfaatan QRIS memberikan pilihan pembayaran digital bagi pelanggan sekaligus membantu pelaku usaha mengenal sistem transaksi berbasis teknologi.
Selain pendampingan QRIS, mahasiswa membantu menyiapkan banner untuk Warung Rujak WMD. Banner tersebut digunakan sebagai media informasi dan identitas usaha agar produk serta keberadaan warung lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (15/8) dengan pendampingan kepada Perajin Patung Madu Sedana dan Warung Pak Yudi. Pada kedua UMKM tersebut, mahasiswa memberikan bantuan dalam pembuatan banner sebagai media promosi dan informasi usaha.
Pembuatan banner diarahkan untuk menampilkan identitas usaha secara lebih jelas serta memberikan informasi mengenai produk atau layanan yang ditawarkan kepada calon konsumen.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Warmadewa turut membantu pelaku UMKM mengenal dan memanfaatkan sarana digital yang sederhana untuk mendukung kegiatan usaha. Digitalisasi transaksi melalui QRIS diterapkan pada Warung Rujak WMD, sedangkan pembuatan banner dilakukan pada ketiga UMKM sebagai media pendukung promosi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan KKN Universitas Warmadewa dalam memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung di tengah masyarakat. Pendampingan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat desa.
Dengan adanya pendampingan tersebut, ketiga UMKM di Desa Sedang diharapkan dapat memanfaatkan QRIS dan media promosi yang telah dibuat secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha.

