August 11, 2026

Karangasem, 3 Agustus 2026 — Tim dosen dan mahasiswa Universitas Warmadewa (Unwar) bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (KKN-PMM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal melalui Kajian dan Strategi Pemasaran Digital Produk Salak di Desa Sibetan.”

Kegiatan merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan mitra Kelompok Petani Salak, Desa Adat Sibetan. Program ini berfokus pada penguatan pemasaran produk salak sekaligus pengembangan potensi pariwisata desa yang berbasis pada tradisi, praktik pertanian, dan kearifan lokal masyarakat.

Tim pelaksana diketuai Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi, S.Kom., M.Kom., dengan anggota Anastacia Patricia Novlina Nurak, S.IP., M.IP. dan I Gusti Ayu Agung Istri Sari Dewi, S.E., M.B.A. Kegiatan tersebut juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Warmadewa, yakni I Made Cahyadi Putra dan I Putu Agus Putra Semaradana, serta mahasiswa KKN-PMM Unwar.

Desa Sibetan dikenal sebagai salah satu sentra penghasil salak di Bali. Bagi masyarakat setempat, kebun salak tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan ekonomi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pengetahuan lokal, tradisi pertanian, lanskap desa, dan potensi pengalaman wisata.

Dalam kegiatan tersebut, tim PKM mengidentifikasi sejumlah tantangan yang dihadapi petani, terutama dalam aspek pemasaran. Penjualan salak masih banyak dilakukan melalui pola pemasaran konvensional, termasuk melalui pengepul. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai tambah produk salak.

Selain pemasaran, aspek sortasi, pengemasan, identitas produk, promosi, dan pemasaran secara langsung kepada konsumen juga menjadi bagian yang dikaji. Pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, katalog digital, dan WhatsApp Business, turut diperkenalkan sebagai sarana untuk memperluas jangkauan promosi.

Melalui kegiatan PKM, tim Universitas Warmadewa melakukan sosialisasi dan pemetaan potensi produk salak serta potensi wisata Desa Sibetan. Pemetaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan mitra desa untuk mengidentifikasi potensi kebun salak, tradisi pertanian, cerita lokal, produk olahan, kelembagaan, serta peluang pengembangan pengalaman wisata berbasis masyarakat.

Tim juga memperkenalkan analisis bauran pemasaran atau 4P, yang meliputi product, price, place, dan promotion, serta analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan pemasaran salak. Analisis tersebut digunakan sebagai bagian dari penyusunan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi masyarakat setempat.

Pada aspek pemasaran digital, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp Business sebagai media promosi dan komunikasi dengan konsumen. Materi juga mencakup pembuatan foto dan video sederhana, penyusunan kalender konten, pembuatan katalog digital, penguatan identitas produk, serta storytelling yang mengangkat keunikan salak dan kehidupan petani di Desa Sibetan.

Pengembangan konten tersebut diarahkan tidak hanya untuk mempromosikan produk salak, tetapi juga memperkenalkan Desa Sibetan melalui cerita mengenai kebun, proses panen, varietas salak, tradisi masyarakat, dan kehidupan petani. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan produk pertanian dengan potensi wisata berbasis kearifan lokal.

Kegiatan PKM ini menghasilkan sejumlah materi dan rumusan awal untuk mendukung pengembangan pemasaran salak, antara lain pemetaan potensi desa, strategi pemasaran berbasis 4P dan SWOT, materi konten promosi, serta katalog digital. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelembagaan adat, petani, dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan pemasaran serta pengembangan nilai tambah salak sebagai salah satu produk unggulan Desa Sibetan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *