
GIANYAR, 11 Agustus 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa memberikan pendampingan kepada kelompok pengrajin kaca Akah Gamal Bali di Kabupaten Gianyar. Kegiatan tersebut berfokus pada penguatan kemampuan manajerial untuk mendukung pengelolaan usaha dan peningkatan kapasitas produksi.
Kelompok pengrajin Akah Gamal Bali merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi kerajinan berbahan dasar kaca dan kayu. Selain produk berbahan kaca dan kayu, kelompok tersebut juga mengembangkan karya seni dengan memanfaatkan bahan bambu.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tim PKM mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih menjadi kendala dalam pengelolaan usaha. Salah satunya adalah belum adanya pencatatan persediaan barang jadi secara sistematis, sehingga mitra belum dapat mengetahui jumlah persediaan produk yang tersedia untuk dijual secara akurat.
Kendala lainnya berkaitan dengan pembagian tugas dalam proses produksi. Beragamnya segmen produksi yang dikerjakan mitra membutuhkan pembagian tugas yang lebih jelas agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung secara terarah.
Selain aspek manajerial, keterbatasan peralatan produksi juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kapasitas produksi kelompok. Kondisi tersebut menjadi bagian dari permasalahan yang ditangani melalui kegiatan pendampingan.
Tim PKM yang diketuai Dr. Ni Nyoman Sri Rahayu Damayanti, S.E., M.Si., bersama anggota Dr. A.A. Pt. Agung Mirah Purnama Sari, S.E., M.Si. dan I Gde Agung Wiraa Pertama, S.E., M.M., memberikan sejumlah pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra.
Program tersebut meliputi pelatihan dan simulasi pencatatan persediaan barang jadi, penyusunan matriks pembagian tugas (job assignment matrix), serta penyediaan peralatan pendukung produksi.
Melalui pelatihan pencatatan persediaan, mitra diperkenalkan pada cara mencatat dan memantau jumlah produk jadi yang tersedia. Pencatatan tersebut dapat membantu kelompok memperoleh informasi persediaan secara lebih teratur sebagai bagian dari pengelolaan usaha.
Pada aspek organisasi kerja, tim memberikan pendampingan dalam mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab masing-masing bagian melalui penyusunan matriks pembagian tugas. Langkah tersebut diarahkan untuk memperjelas pembagian pekerjaan sesuai dengan kebutuhan proses produksi.
Sementara itu, dukungan peralatan produksi diberikan untuk membantu mitra mengatasi keterbatasan sarana dalam menjalankan kegiatan produksi. Penyediaan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kapasitas produksi kelompok.
Kegiatan PKM Universitas Warmadewa ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan manajerial dan pengelolaan operasional kelompok pengrajin. Pendampingan diharapkan dapat membantu mitra mengelola persediaan, pembagian tugas, serta kegiatan produksi secara lebih tertib dan mendukung keberlanjutan usaha.
