August 28, 2026

DENPASAR — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Warmadewa memberikan pendampingan kepada Kelompok Usaha Kerupuk Kulit Tuna di Pulau Serangan, Denpasar. Program tersebut mencakup penguatan proses produksi, pengemasan, pencatatan keuangan, serta pemasaran melalui media digital.

Tim PKM diketuai Ni Made Vita Indriyani, S.E., M.Si., dengan anggota I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra, S.E., M.Si., Ak. dan Dr. Ade Ruly Sumartini, S.E., M.M. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi, yaitu Pande Luh Gede Bhadrika Juliana dan Syamita Chairunnisa.

Kelompok usaha tersebut mengolah kulit ikan tuna menjadi produk kerupuk. Berdasarkan hasil observasi awal, kelompok masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan usaha, antara lain keterbatasan peralatan produksi, pengemasan yang belum optimal, pencatatan keuangan yang belum teratur, serta pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional.

Pada aspek produksi, tim PKM memberikan dukungan berupa tiga unit kompor dua tungku, enam unit wajan stainless steel berukuran 60 sentimeter, enam unit saringan besar, serta tiga unit tabung gas LPG beserta isinya. Mitra juga mendapatkan pelatihan pengemasan kedap udara untuk membantu menjaga kualitas dan daya simpan produk.

Penguatan juga dilakukan pada aspek pengelolaan keuangan. Sebelumnya, kelompok belum menerapkan pembukuan harian secara teratur sehingga pencatatan modal, biaya produksi, dan hasil usaha belum terdokumentasi secara optimal.

Tim memperkenalkan pencatatan kas manual, aplikasi digital kas Sepran, serta format laporan keuangan berbasis Microsoft Excel. Pendampingan tersebut diarahkan untuk membantu mitra mencatat transaksi dan memantau biaya usaha secara lebih terstruktur.

Selain pencatatan keuangan, tim memberikan pendampingan mengenai pengelolaan biaya produksi, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta penentuan harga jual dan harga khusus bagi reseller. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola usaha.

Pada bidang pemasaran, tim PKM memfasilitasi pembuatan akun Google dan Instagram serta memberikan pendampingan mengenai pengelolaan e-commerce. Mitra juga mendapatkan dukungan berupa brosur dan pengembangan skema harga bagi reseller untuk memperluas jaringan pemasaran.

Ketua tim PKM, Ni Made Vita Indriyani, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pendampingan tidak hanya berfokus pada pemberian peralatan, tetapi juga pada penguatan kemampuan pengelolaan usaha.

Melalui program tersebut, mitra mendapatkan pendampingan pada aspek produksi, pengemasan, pencatatan keuangan, pengelolaan biaya, dan pemasaran digital. Program juga diarahkan untuk membantu kelompok memiliki tata kelola usaha yang lebih terstruktur.

Kegiatan PKM ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Warmadewa, khususnya melalui penerapan pengetahuan perguruan tinggi dalam mendukung penguatan usaha masyarakat. Program tersebut juga berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 3 dan IKU 5 sebagaimana tercantum dalam dokumen kegiatan.

Pendampingan selanjutnya diarahkan pada keberlanjutan penerapan pencatatan keuangan, pemanfaatan peralatan produksi, serta pemasaran melalui media digital. Kelompok Usaha Kerupuk Kulit Tuna Pulau Serangan diharapkan dapat memanfaatkan pendampingan tersebut untuk memperkuat pengelolaan usaha dan mengembangkan produk olahan berbasis potensi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *